
Masih aku ingat dahulu,
jaga gengsimu,
usir ibumu . . .
Masih aku ingat dirimu,
kau dikutuk ibu, menajadi batu . . .
MaLin kundang kau ku kenang sLaLu,
dan masih kuismpan puisimu . . .
MaLin kundang buruk nian nasibmu,
sebab durhaka pada ibumu . . .
Kini engkau menjadi batu . . .
Hatiku piLu,
mengenang dirimu . . .
MaLin kundang kini kau terkenaL,
banyak buku beraedar tentangmu . . .
Aku bangga pernah bersamamu . . .
Mungkinkah terkenaL jika tak durhaka ? ? ?
Kini . . .
engkau menjadi batu . . .
Sedang diriku menjadi babu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar